12.07.2012

Yang Penting Nulis

Assalamu'alaikum, readers... Apa kabar? Semoga dalam keadaan baik semuanya ya, amin...
Akhirnya posting blog juga di bulan terakhir di tahun 2012 ini. Aduh, tahun ini adalah tahun yang mengenaskan untuk masa kejayaan blogku, huahahaha... Gimana enggak, dalam setahun ini jumlah postinganku ga nyampe 15 buah. Bayangkan pemirsa, ga sanggup banget kayaknya aku bikin postingan cuma 15 buah dalam setahun. Parah beud!! Aku merasa gagal sebagai blogger-hampir-senior, hiks hiks.

Setahun ini (lihat ke semua postingan tahun 2012) 85% aku mengasah kemampuan menulisku untuk diikutsertakan dalam lomba ngeblog/nulis, Alhamdulillah pernah ada yang nyantol jadi juara. Hihihi... Semoga bakal dapat hadiah yang lebih banyak lagi kalau nanti ikut lomba blog yang lain. Aminn... Mohon doanya ya, #eeeaaa.

Lihat teman-teman blogger yang masih aktif ngeblog bikin drop, apalagi jumlah postingannya setahun bisa nyampe 50 lebih, salut deh. Padahal dulu waktu pertama bikin blog pengennya sebulan bikin posting 5-10 buah, eh makin tua makin males, haha. Aku tau kok aku ga sendirian, banyak blogger-blogger yang lain juga bernasib sama :P Gapapa lah ya, yang penting nulis, ga boleh dipaksain, kalau mau nulis dan lagi semangat-semangatnya bakal ngalir tuh postingan-postingan bagus dan berkualitas. Betul tidak? :D

Hal lain yang masih susah untuk memulainya kembali (selain nulis postingan) adalah blogwalking. Jujur deh, pasti ada lagi yang senasib denganku, hahaha. Maafkan aku ya teman-teman blogger, padahal mereka sempat mampir dan ninggalin jejak di sini tapi aku tidak melakukan hal yang sama pada mereka, huufftt teman macam apa aku ini! :(

Mudah-mudahan aku bisa kembali. Kembali menulis di sini, kembali mengunjungi teman-teman lama dan yang baru. Kembali mengikuti lomba-lomba ngeblog, dan kembali membawa pulang hadiah2nya.
Baiklah, cukup segini dulu postinganku. Yang baca dan kasi komentar aku doain "semoga kalian masuk surga. Amin..." Dadaahh...

10.29.2012

Orang Tua Kedua


Aku pikir aku akan terus mengagumi sosok guru. Guru apa saja:  guru SD, guru SMP, guru SMA, dosen ketika aku kuliah di perguruan tinggi, sampai guru kehidupan yaitu seorang ibu.

Menjadi seorang guru tidaklah mudah, aku telah mencobanya. Serius. Mengajar di kelas yang isinya berbagai watak manusia itu tidak gampang lho. Adakalanya salah satu siswa ingin diperhatikan, di waktu yang bersamaan ada siswa yang tingkahnya seperti kesetanan, alias tidak bisa diam, maunya ngomong terus. Aku jadi teringat praktek mengajar dulu di salah satu SMK di kota Padang. Sebuah pengalaman yang sangat berharga dapat merasakan langsung apa yang dirasakan guru saat mengajar di kelas. Membuat mereka mengerti dengan apa yang kita ajari di depan kelas adalah kepuasan tersendiri yang tidak ternilai. Puncaknya, mendapat karangan bunga dari beberapa siswa menjadi momen yang tak terlupakan bagiku saat masih praktek mengajar dulu. Mereka berterima kasih karena telah menjadi guru praktek yang easy going, tidak kaku saat mengajar, dan tidak gampang marah. Aku masih menyimpan bunga pemberian mereka itu di rumah. Terima kasih siswa-siswaku.

Aku jadi ingat ketika peringatan hari guru sewaktu SMA, hari di mana semuanya memberikan rewards kepada guru wali kelas dan guru lainnya. Ada yang memberi bunga, menyanyikan lagu paduan suara di depan lapangan upacara. Benar-benar menjadi hari yang mengharukan karena semua guru pantas diberi sebuah penghargaan. Karena guru adalah pahlawan super yang menjadi salah satu tonggak berdirinya sebuah Negara yang sukses di mata dunia.

gambar dari: http://goo.gl/4rBwg
Berdasarkan Education Development Index (EDI) pendidikan di Indonesia berada di posisi 69 dari 127 negara, (dikutip dari portal berita Okezone 24 Oktober 2012: okezone), mencengangkan ya… Walaupun indeks pendidikan kita masih tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia (65) dan Brunei Darussalam (34), aku percaya suatu saat negara kita pasti bisa melesat naik mengalahkan negara-negara tersebut. Buktinya, negara kita sudah banyak mencetak prestasi di mata dunia dari bidang akademis. Sebut saja Christa (15 tahun, medali perak)  dan Natasha (15 tahun, medali perunggu) yang berhasil mencetak prestasi di dunia pada European Girls Mathematical Olympiad (EGMO) 2012 di Murray Edwards College, Inggris (10-16/4/2012) (dikutip dari: detik). Dan yang baru-baru ini, bulan September lalu, tim Olimpiade Komputer Indonesia 2012 berhasil mempersembahkan medali perak dan tiga medali perunggu dalam ajang International Olympiad in Informatics (IOI) ke-24 di Milan, Italia (dikutip dari: kompas). Tentunya berkat kerja keras anak-anak bangsa tersebut dan dukungan Pemerintah, di balik kesuksesan mereka, ada sosok pelatih/guru mereka yang telah berhasil melatih mereka sampai bisa mencetak prestasi di mata dunia. Siapa yang tidak bangga menjadi guru yang menghasilkan para siswa yang berprestasi? J

Aku juga salut pada guru-guru di pedalaman Indonesia di mana saja. Mereka tidak pernah mengeluh untuk mengajar walaupun dengan fasilitas yang tidak memadai. Sering kita dengar pula di berita tentang gaji guru di pedalaman yang kurang dari cukup, tapi mereka tetap melakukan kegiatan mencerdaskan anak bangsa dengan ikhlas. Mengajar berhitung, membaca, menulis, bernyanyi, bahkan menjadi orang tua kedua dengan sepenuh hati.

gambar dari: http://goo.gl/Le3s6

Semoga guru-guru di Indonesia tetap menjadi inspirasi banyak orang dan bisa terus mencetak anak bangsa yang berprestasi. Oh iya, semoga Pemerintah kita memberikan perhatian lebih, khususnya terhadap guru di desa, dan melengkapi fasilitas di sekolah-sekolah pedalaman sehingga pendidikan di Indonesia bisa tersebar secara merata. Amin. Terima kasih guruku, terima kasih telah menjadi bagian dari proses pencerdasan warga negara, dengan penuh dedikasi dan pengorbanan, rewards sebesar-besarnya sangat pantas kau dapatkan. We love you :’)

7.31.2012

Pribadi yang Silver

Ingat Panji Manusia Millenium? Ingat ga awal-awal memasuki tahun 2000, yang semuanya disimbolkan dengan warna silver? Tetangga samping rumah dulu sampe ngecat pagar rumahnya jadi warna silver lho... Saya juga dihipnotis jadi suka (dengan tidak sengaja) gara-gara warna itu jadi trending topic selama satu tahun. Akhirnya, masuklah warna silver menjadi salah satu warna favorit saya.

Kalau diperhatikan, warna silver sebenarnya keliatan sama seperti warna abu-abu tapi bedanya silver lebih mengkilap alias bersinar. Itu pula yang bikin saya lama-lama naksir sama warna ini.

"Every cloud has a silver lining."

Gitu kata P.T. Barnum yang diquote oleh beberapa situs Quotes. Yoi banget, setiap orang memiliki lapisan silver. Sebagai sosok yang suka memperhatikan dan membaca hal-hal yang berhubungan dengan masa depan, warna silver menjadi sangat pas untuk mewakili pribadi saya, karena warna silver menyimbolkan intelektualitas dan teknologi yang tinggi dan menggambarkan masa depan. Tssaaahh... (arti silver: di sini)


Cool and Creative (gambar: google)

Sama seperti Sony Vaio E14P yang memiliki pilihan warna silver, sangat-sangat mewakili personality yang cool & creative. Laptop yang sasarannya anak muda ini paling pas untuk orang-orang yang mobilitas seperti saya, kayak nulis blog di kampus atau sekedar dibawa ngumpul sama teman-teman sambil sharing cerita. Dengan ukuran 14 inci, gampang lah tinggal masukin tas, dan mudah dibawa ke tempat-tempat yang bisa munculin ide kreatif buat nulis. Dan... nilai plus yang harus diketahui oleh semua anak muda sekarang, adalah batrai Sony Vaio E14P ini mampu bertahan hingga 5,5 jam, jadi saya ga perlu khawatir kehabisan batrai ketika saya sedang di luar rumah atau lupa karena keasyikan bersocial networking. Maklum, anak muda jaman sekarang. Up to date.




Sony Vaio E 14P (gambar: http://goo.gl/HNFS9)



Selain suka menjelajah dunia maya untuk mengupdate berita-berita futuristik, saya juga suka nulis, dan saya juga suka edit-edit foto pake beberapa aplikasi kayak Photoshop, dll. Jadi, karena diperkuat Intel Core i7 CPU dengan AMD Radeon HD 7670M GPU diskrit (VRAM 1GB), notebook ini akan memuaskan kebutuhan para penggunanya agar bisa berkreasi sesuai keinginan dan kepribadian.


Sony Vaio E 14P (gambar: http://goo.gl/HNFS9)

Namanya juga senang dan tertarik dengan hal-hal yang futuristik, saya makin suka dengan teknologi baru yang ditanamkan ke dalam Sony Vaio E14P ini, yakni teknologi Gesture Control, berkat kamera depan 1.3-megapixel, pengguna laptop keren ini bisa mengontrol fitur dasar dan perangkat lunak dari laptop ini hanya dengan menggerakkan tangan di depan kamera. Very cool and creative! Ada lagi teknologi terbaru, yaitu xLOUD dan Clear Phase, fitur unik yang dilekatkan pada Sony Vaio E14P ini menghasilkan suara lebih besar, dahsyat dan jernih. Sangat saya banget karena saya sangat suka dengerin musikdan liat video klip di Youtube dan nonton film. :D


 Sony Vaio E 14P (gambar: http://goo.gl/WCkRs) 

 
Ada warna lain yang menjadi warna favorit saya, ungu! Iya, ungu, warna yang memberikan ketenangan, mewakili pribadi saya yang punya keinginan untuk menyenangkan diri dan orang lain. Kesan mewah juga mampu dihasilkan oleh warna ungu ini. Begitupun di Sony Vaio E14P silver yang didesain sangat stylish dengan memberikan sentuhan warna ungu di pinggir body dan keyboardnya menjadikan laptop ini terlihat sangat premium. I really like it, because it's me!


=====

Punya tentengan yang keren dan juga mewakili pribadi memang menambah nilai pede bagi masing-masing insan. Sipp lah kalau misalnya Sony Vaio E 14P ini mewakili pribadi saya yang intelektual dan menyukai teknologi terkini dan tak lupa tetap menyiratkan kesan cool and creative. That's all because it's soooo me!

6.26.2012

Sunatan Massal

Yeeeiyy!!! Liburan!!! Pasti seneng banget deh kalau udah ngerasain yang namanya liburan. Apalagi anak-anak SD yang girang karena udah libur sekolah. Jadi ingat waktu masih SD dulu, yang dalam bayangan adalah ga usah bangun pagi terus bisa nonton film kartun di TV sepuasnya. Atau pergi ke luar kota tempat sanak saudara yang udah lama ga dikunjungi. Itu semua beneran paling ditunggu-tunggu kalau udah libur sekolah. Saya yakin, semua teman-teman dulu juga ngerasain hal yang sama. :D

Eh tapi, liburan sekolah paling spesial adalah waktu liburan panjang yang diisi dengan nongkrong di rumah, di kasur seharian, apa yang diminta pasti dikabulkan orang tua, tidak lain dan tidak bukan adalah masa-masa penyembuhan setelah disunat. HAHAHAHA. Bener kan? Bener donk! *nanya ke teman-teman yang pernah disunat*

Jadi dulu, saya disunat ga pake panggil-panggil dokter ke rumah, tapi langsung datang ke rumah sakit dan ikut antrian dengan anak-anak seusia saya lainnya. Dulu kebetulan rumah sakit di dekat rumah lagi ngadain sunatan massal. Ada suatu kebanggaan rasanya kalau sunat di rumah sakit apalagi sunatan massal yang rame dengan anak sebaya karena bisa termasuk ke dalam anak pemberani yang ga cengeng minta dipanggil dokter ke rumah. "Eh si Alan sunatnya panggil dokter ke rumah, penakut"  Hahaha, jaman SD sih soalnya, kan saling pamer dan ejek. :P


Sabtu kemarin (23 Juni 2012), rumah sakit tempat saya ikutan sunat massal dulu kembali lagi ngadain event yang sama, saya jadi flashback deh gimana rasanya dibius sebelum mulai proses pemotongan itu, bagaimana lamanya proses itu berlangsung, dan bagaimana rasa perihnya saat buang air kecil pertama hahaha. Uppss... Jadi nakut-nakutin ya? Maaf ya adik-adik... :D 

Gambar diambil dari: http://www.lazyaumil.org/cetak.php?id=45
Ngomong-ngomong soal sunatan alias khitanan massal, apalagi di Indonesia, adalah acara Paling Indonesia yang ditunggu-tunggu sama anak-anak yang akan memasuki usia akil baligh, kenapa? kebanyakan karena si anak bakal dapat hadiah setelah disunat, kayak baju atau uang saku yang lumayan lah untuk anak-anak, cukuplah jadi "obat mujarab". Rasanya di setiap kota di Indonesia pasti memiliki ciri khas berbeda dalam mendesain sedemikian rupa acara sunatan massal agar anak-anak yang ikut ga takut dan parno.

Gambar diambil dari: http://www.lazyaumil.org/cetak.php?id=45
Ga bisa dipungkiri, banyak manfaat kalau kita disunat, hasil riset menyatakan (dari situs http://www.khitanan-senomedika.com/index.php/artikel/64-khitanan-massal):
- mencegah infeksi pada saluran (maaf) kencing
- mencegah terjadinya kanker pada kelamin anak
- laki-laki yang tidak disunat/dikhitan terkena resiko penyakit kelamin tiga kali lebih tinggi dibanding yang dikhitan, dll

Jadi, adik-adik yang mau sunat/khitan, jangan takut, sakit sih tapi dikit kok, apalagi kalau ga nakal, lebih cepat sembuh dan keringnya lhooo... Seriusaaann... XD

4.29.2012

Saya Salut dan Bangga, Kamu?


Men are from Mars, women are from Venus, begitu bunyi judul buku karangan John Gray, Ph.D. Meski saya belum sempat membaca buku itu, tapi saya udah lama dengar dan baca sekilas kalimat itu. Oke, kali ini saya ga bahas isi buku itu kok, tapi kali ini saya ingin bicara soal perempuan.

Gambar dari: http://goo.gl/rRzAH
Begitu banyak hal yang saya kagumi dari sosok perempuan.  Walaupun ketika ada masalah, perempuan lebih suka menangis karena memiliki perasaan yang halus, dan terkadang hal itu yang bikin laki-laki merasa geram. Hahaha. Perempuan juga lebih hebat dalam komunikasi nonverbal (ekpresi wajah, gerak tubuh, kontak mata), hal-hal yang sedikit aja ada yang ga beres, perempuan langsung bisa merasakan hal itu dan mengekspresikannya. Kesabaran seorang perempuan juga menempati urutan atas di hal-hal apa yang bikin saya bangga terhadap sosok perempuan. Contohnya ketika seorang perempuan lagi dalam proses hamil lalu melahirkan dan kemudian merawat dan membesarkan anaknya. Saya wow aja gitu liatnya, hebat! Betapa seorang perempuan merupakan figur yang seharusnya tidak dibeda-bedakan dalam hal apapun. Saya salut dengan perempuan yang bisa masak. Saya bangga dengan perempuan yang bisa menyelesaikan masalah yang berat (ga jauh-jauh, seperti mama saya, hehehe). Walaupun dalam urusan dandan perempuan lebih ribet, tapi mereka selalu jawab, “inilah yang uniknya kami”, Yes you are all unique. I mean it!

Yang paling bikin saya bangga dengan sosok perempuan adalah ketika perempuan itu sendiri percaya diri dan bangga dengan dirinya. Bangga bisa diartikan dengan menemukan hal positif yang diberikan Tuhan dan menggunakannya dengan sebaik mungkin dan tak kenal putus asa. Maju terus perempuan Indonesia!

3.03.2012

Lagu Penenang Jiwa

Assalamu'alaikum, wr.wb. Selamat malam, readers... Semoga dalam keadaan baik-baik aja, bagi yang sakit semoga diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Amiiin... Kali ini pengen posting lagu religi terkenal yang boleh dibilang nongolnya dua tahun yang lalu, tapi telat banget baru posting tahun ini, ga apa-apa lah ya hehehe. Siapa lagi kalau bukan Maher Zein dengan lagunya Insyaallah.
Jujur, tiap denger lagu ini, pasti hati jadi tenang. Pasti hati yang tadinya gundah gulana, alias galau-galau gitu jadi tentram, apalagi didengerin sambil tutup mata dan dengerin liriknya satu persatu. Bener2 mantap. Abis dengerin lagu itu, jadi semangat lagi lho. Saya sukanya yang versi Englishnya sih daripada versi bahasa Indonesianya. 




Lihat liriknya::
Every time
You feel like you cannot go on
You feel so lost and that you're so alone
All you see is night
And darkness all around
You feel so helpless you can't see which way to go
Don't despair
And never lose hope
'Cause Allah is always by your side

Chorus:
Insha Allah
Insha Allah
Insha Allah
You'll find your way

Every time
You commit one more mistake
You feel you can't repent and that it's way too late
You're so confused
Wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full shame
But don't despair
And never lose hope
Coz Allah is always by your side

Chorus:
Turn to Allah
He's never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray
Ya Allah
Guide my steps, don't let me go astray
You're the only one who can show me the way
Show me the way
Show me the way
Show me the way

InshaAllah
InshaAllah
InshaAllah
We'll find the way

Aaaahh, jadi tenang... Semangat! Semangat!
Postingan ini dibuat pas lagi galau lho, galau gara-gara you know what lah... 

2.29.2012

Closer to the From Prada To Nada

Welcome back to my blog, hahaha. Baru di akhir Februari ini saya akhirnya sempat bikin postingan lagi. Sejak awal Januari kemarin saya coba fokus mengerjakan skripsi. Mudah-mudahan pertengahan tahun ini bisa selesai kuliah S1 saya. Amiiin... Bantu doanya readers! #wink

Bosan berpikir terlalu keras plus melototin laptop terus-terusan, saya kembali menyambangi tempat peminjaman film-film original untuk melepas lelah dan sekedar mencari hiburan. Pilih-pilih film sana-sini, akhirnya saya putuskan untuk meminjam dua buah film. Film drama sih, soalnya dari dulu genre favorit emang drama, hahaha. Tapi ga melulu film drama, saya juga suka film komedi, trus thriller, baru deh film horor jadi peringkat terakhir di urutan genre kesukaan saya. Well, enough. Hahahah...

Film pertama: CLOSER.

Covernya
Film yang dirilis tahun 2004 silam ini dibintangi oleh pemain-pemain kelas atas seperti Julia Roberts, Jude Law, Natalie Portman (mungkin pada saat itu Portman belum setenar dia setelah membintangi film Black Swan), dan Clive Owen. Awalnya minjam film ini karena liat cover dvd-nya yang simpel dan elegan. Hahaha ga berdasar banget ya kalau minjam film. Tapi tetap lah saya baca sinopsis cerita di belakang covernya. 

Film ini sangat complicated. Penuh lika-liku hidup seseorang yang tidak bisa menghargai yang namanya cinta tulus dari pasangannya. Cerita dimulai ketika si Jude Law yang bekerja sebagai penulis lepas bertemu dengan Natalie Portman yang ditabrak mobil di suatu jalan di pagi hari. Mereka berkenalan akan tetapi si Portman pakai nama palsu saat berkenalan dengan Jude Law. Mereka kemudian tinggal bersama sampai akhirnya si Law menerbitkan sebuah buku yang foto di sampul bukunya itu hasil dari karya seorang fotografer spesialis foto wajah orang asing alias specialist of face of strangers  yang dimainkan oleh Julia Roberts.


Julia Roberts jadi fotografer


Mimik wajah Jude Law yang menyadari kalau nama pacarnya itu palsu
Ketika Jude Law mencoba mendekati Julia Roberts dan memberikan sinyal-sinyal cinta, Julia Roberts malah membalas sinyal-sinyal itu padahal dia sendiri tau kalau Law sedang berpacaran dengan Portman. Ah payah, kenapa coba pake ganggu hubungan orang? Namanya juga cinta... #eeeaa #komentar #LOL. Mereka berdua lalu selingkuh tapi ga lama, si Portman tau akan hal itu tapi dia tetap menyembunyikannya. Kasihan. *puk-puk*

Nah setelah beberapa waktu kemudian, si Julia Roberts ketemu sama Clive Owen di sebuah museum akuarium raksasa, Owen yang berprofesi sebagai dokter itu sangat menggebu-gebu ingin bertemu dengan Julia Roberts teman mesum di chattingnya. Eh ternyata si Owen ketipu, bukan si Julia Roberts yang chatting sama dia tapi si Jude Law yang sengaja menjebak orang asing untuk ngetes si Julia Roberts. Finally, Clive Owen dan Julia Roberts saling suka dan kemudian menikah. 

Perbincangan alot antara Portman dengan Owen


Portman sedang sedih
Dari awal sampai pertengahan film saya nilai datar-datar aja, konfliknya kurang banyak. Tapi dari pertengahan sampai filmnya abis, di sanalah konfliknya mulai. Di mana si Law memutuskan untuk berterus terang kepada Portman kalau dia mencintai Julia Roberts yang pada saat yang sama si Julia juga jujur pada Owen tentang perselingkuhannya dengan Law. "Ah matiiiii... pada jujur-jujuran mereka" komentar saya. Ya gitu deh, masing-masing pasangan marah lalu bercerai dan mencari pelampiasan. Si Owen pergi ke pab dan bertemu Portman yang sebenarnya berprofesi sebagai stripper. Mereka bercerita dan terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan. Si Owen ini gokil abis, doi cerdik dan sangat ambisius untuk membalaskan dendamnya ke Law yang udah menodai perkawinannya dengan Julia Roberts. Pokoknya endingnya lumayan ga bikin ngantuk. 

Adegan mereka kencan

Film Closer ini ada adegan yang tidak boleh ditonton oleh anak-anak di bawah umur, jadi ini khusus 18+. Saya kasih nilai 6.265327623 dari 10 bintang

*****

Lanjut ke film kedua: FROM PRADA TO NADA

Covernya
Film drama yang satu ini dibintangi oleh Camilla Belle (pemain 10.000 BC) dan Alexa Vega (pemain Spy Kids yang jadi Carmen). Dari judulnya sih keliatan, pasti udah bisa menebak kalau ceritanya tentang jatuh miskin dua orang gadis kaya raya. Yap, betul sekali, Nada di judulnya itu dalam bahasa spanyol berarti tidak punya apa-apa. Ga jauh-jauh dari itu, jadi jangan terlalu menaruh harapan yang besar terhadap film ini, nanti jatohnya nyesel karena rada-rada mirip sinetron. Hahahaha.

Tapi, bisa dikategorikan ke dalam film yang complicated nih, eh tapi ga terlalu juga, di ambang batas complicated lah. Halah. Soalnya ibunya udah meninggal lama dan saat sang Ayah mereka meninggal dunia di hari ulang tahun ayahnya itu, si ayah banyak meninggalkan utang dan akhirnya si sosialita (Alexa Vega) ga bisa lagi belanja tas, sepatu dan bahkan untuk bayar paket langganan smartphone-nya ga bisa. 


Kakak-adik lagi cerita
Sifat Vega yang suka ngabis-ngabisin uang sangat jauh berbeda dengan kakaknya, Belle, yang bergaya hidup sederhana, pintar dan ramah. Belle lah yang menjadi kepala keluarga dan membimbing si Vega ketika masa sulit mereka. Rumah mereka dijual, hartanya habis, dll. Lalu kemudian Belle dan Vega diajak tinggal di rumah tantenya yang kecil di pinggiran Los Angeles. Dari sanalah mereka mulai menata hidup mereka kembali dari nol. Si kakak yang bekerja sebagai pengacara dan saling jatuh cinta dengan bosnya. Lalu si Adiknya yang masih belum terima kalau dia jatuh miskin dan mencoba memacari asisten dosen di tempat dia kuliah yang kaya raya. 


Si Vega saat mengenalkan pacarnya



Suami-istri ceritanya
Masih sama dengan Closer, awal cerita membosankan. Mulai dari pertengahan film sampai habis baru berisi dengan konflik-konflik yang bikin seru. Si Vega ditinggal gitu aja saat tubuhnya sudah ternoda oleh asisten dosen yang dia pacari yang ternyata sudah memiliki istri. Kasian... Cup cup :* tapi endingnya bagus, happy lah bisa ditebak. Hahaha... Filmnya masuk kategori silakan-ditonton-tapi-ga-terlalu-direkomendasikan. Saya kasi nilai 4.821837 dari 10 bintang. 


*****

So, segitu dulu bahasan film-film yang saya tonton di sela-sela pembuatan skripsi saya. Selamat menyambut bulan Maret. Selamat ulang tahun juga buat orang yang ulang tahunnya satu kali dalam empat tahun... Ini postingan bakal ulang tahun empat tahun mendatang, hihihi. Wassalam!

2.06.2012

Eksis di Internet


"Lo eksis banget sih". Entah itu maksudnya memuji atau mengejek, yang jelas kita semua pasti sering dengar kalimat itu. Saya juga sering ngeledek dan diledek kayak gitu kok, hahahaha. Buat saya sebenarnya ga masalah mau ngeledek atau diledekin sama kalimat itu, asal untuk lucu-lucuan sesama teman. :-D

Kata eksis juga ga lepas dari dunia maya (internet). Remaja bahkan anak SD pun sekarang eksisnya di internet. Dikit-dikit update status di Facebook atau Twitter. Nampaknya internet sudah menjadi kewajiban untuk dilaksanakan. Bahkan teman dekat saya pun suka uring-uringan sendiri kalau sinyal di HP-nya mendadak ilang saat lagi asyik facebook-an dan twitteran atau BBM-an. Saya juga kadang-kadang. Hahaha :))

Ngomong-ngomong soal internet, banyak lho manfaat yang bisa diambil dari dunia maya ini. Untuk yang hobi fotografi bisa searching cara-cara terbaik dalam mengambil gambar. Lalu untuk orang yang hobi sejarah dan budaya Indonesia, dengan internet bisa mempelajari dan mengenal lebih dalam tentang Indonesia yang kaya akan budaya, misalnya ingin tau tentang candi Borobudur, Prambanan, atau ritual-ritual unik yang dilakukan oleh orang Batak atau orang Bali, dll. Atau bagi mahasiswa kayak saya? cari refrensi bahan kuliah donk, semakin banyak refrensi, semakin pede dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dari dosen. :D Ya, walaupun banyak juga hal-hal negatif di dunia maya ini, itu semua kembali kepada orang yang menggunakannya. Manfaatkanlah internet secara bijaksana. 

Tren eksis dengan internet
(gambar dari mediaindonesia.com)
Balik lagi ngomongin soal eksis, keeksisan seseorang juga kadang dinilai dengan punya banyak teman dari jejaring sosial. Mau punya banyak teman dari dunia maya? gampang banget, tinggal gabung di Facebook, Twitter, kenalan dengan orang-orang baru, trus ketemuan di dunia nyata atau nama kerennya kopdar. Tapi ga boleh kebablasan juga nyari eksis di facebook/twitter dengan nyebar-nyebarin hal yang ga bener yang memancing emosi masyarakat dunia maya, itu namanya gila, kebangetan. Eksis ga perlu sampai segitunya. Yang positif-positif aja. Semua orang boleh eksis di dunia maya, untuk hal-hal apapun, mau bikin video kayak Briptu Norman, boleh... Mau masukin foto-foto ke facebook, siapa yang larang... Tapi... Ada tapinya nih... boleh eksis, tapi selalu berhati-hati karena yang namanya dunia maya, siapa aja bisa berbuat jahat.

Menghasilkan uang via Internet juga bisa dibilang eksis lho, kayak blogger-blogger yang jualan pernak-pernik dari barang bekas, atau hasil kreasi sepatu lukis,dll. siapa yang ga seneng coba, jualan di Internet tanpa perlu bersorak-sorai seperti di pasar, barang jualan kita laku? ya kan?!

Eksis dengan punya pengetahuan soal musik lokal dan internasional? gampang banget, tinggal ke Youtube atau situs-situs streaming radio. Kamu bisa jadi tau lagu-lagu yang update dari artis kesayanganmu.

Tapi eksis di internet kalau ga punya kartu buat internetan juga susah, makanya pakai provider yang baik yang ga menguras kantong, apalagi mahasiswa kayak saya. Rekomendasi temen-temen banyak merujuk ke Axis, saya mau coba pake ah, katanya  cuma Rp 9.900/minggu kita udah bisa menikmati internet unlimited dan bisa eksis, murah banget kan?!. Cek ke sini deh biar lebih yakin: http://axisworld.co.id/Paket_Internetan

2.03.2012

Sudah Hapus Tatomu?

Dulu waktu kecil, kalau liat orang yang ada tatonya, entah itu di tangan kanannya (yang kalau pake baju lengannya itu dililpat-lipat sampai ke bahu biar keliatan, hahaha), atau di kaki yang gambar kepala singa, dan lain-lain, itu saya mikirnya pasti preman pasar atau preman yang suka nongkrong di sudut-sudut jalan. Hahaha. Ya maklum, dulu tato kan emang terkenal dipake oleh orang-orang yang suka akan kekasaran kayak preman. Apalagi dulu masih SD yang kalau ada tokoh preman di tv pasti ada tatonya. Jadi pengetahuannya cuma sampai segitu, wahihi :D



Tapi sekarang berbeda, semua berubah setelah negara api menyerang tato udah ga jadi hal yang tabu dan khusus disematkan untuk orang-orang yang identik dengan dunia kejahatan, tapi jadi hiasan tubuh yang populer yang digunakan oleh orang banyak, bahkan perempuan. Wow ga sih?! Biasa aja tuh (jawab audience yang baca, hahah). Di Indonesia, publik figur udah ga ragu lagi memamerkan tatonya, ada yang di lengan, ada yang di punggung, dll. Belum lagi orang-orang biasa. Mungkin udah banyak banget. Ssstt, saya juga sempat kepikiran pengen tatoan lho, abis liat tato tulisan Arab di tangannya Olla Ramlan yang keliatannya keren, tapi pengennya bikin di pinggang, biar ga ada yang tau, huahahahaa. Untungnya ga cepat-cepat ngambil keputusan, soalnya bakal banyak efek yang akan saya terima setelah ditato itu.

Tato lucu Olla Ramlan


Itu baru di Indonesia, coba kita liat ke orang Amerika, mungkin banyaknya berapa kali lipat dari jumlah orang bertato di negara kita. Menurut survei yang dilakukan oleh Pew Research Center (2006): 36% dari orang Amerika yang berusia 18-25 tahun dan 40% dari mereka yang berusia 26-40 tahun, memiliki tato (setidaknya satu tato). Data itu saya dapat dari situs ini: http://www.vanishingtattoo.com/tattoo_facts.htm. Makin penasaran, saya baca artikelnya sampai ke bawah dan menemukan hal yang menakjubkan: 84% dari mereka yang bertato tidak menyesali kalau mereka punya tato. Hahaha, namanya juga suatu kebanggaan kalau udah punya tato kayaknya. :D

Tapi, saya menemukan hal yang menarik dari orang-orang bertato di Amerika sekarang ini. Apa itu? Menghapus tato merupakan tren baru di kalangan kawula muda Amerika. Ternyata di Amerika sana lagi happening buat ngapus-ngapusin tato. Dan klinik-klinik yang bisa menghapus tato jadi sangat laku di Washington sana.  Buka link berita di VOAnews tanggal 19 Januari 2012 di atas itu deh. Hahaha. Lucu aja, ternyata kalimat "everything's changing" berlaku juga ke pemikiran mereka yang bertato. Malah jadi musim menghapus tato di sana. Saya kutip beberapa kalimat di artikel itu:

Jennifer Bezdicek, pakar hukum di Washington, datang ke klinik Saler untuk menghapus sebuah tato kecil bergambar hati dan bunga mawar dari pergelangan kakinya. Ia menuturkan, "Saya membuat tato ini ketika berusia 18 tahun. Bukan keputusan cerdas yang pernah saya buat. Saya hanya ingin menghapus semuanya dan tidak perlu mengkhawatirkannya lagi."

Barangkali si Jennifer Bezdicek itu ada kenangan tersendiri di tatonya itu yang bikin dia galau berkepanjangan, dan memutuskan untuk move on dengan menghapus tatonya. Hahahah. :p (Peace...)

Jhonny Depp
Apapun keputusan mereka soal tato itu, mau mereka tetap bertato ataupun ingin menghapusnya, itu adalah pilihan mereka, tapi saya beneran mendukung deh orang-orang yang ingin ngapusin tato-tato mereka, soalnya ga sedikit lho efek yang muncul setelah bikin tato.

Banyak lho efek-efeknya, diantaranya adalah efek samping. Nah, sebelum ditato seseorang haruslah sudah mikirin matang-matang apa efek sampingnya. Apalagi kalau ditato secara permanen. Karena tato dibuat dengan cara menusukkan jarum ke kulit bagian dermis atau lapisan kulit kedua yang mana sel pada dermis itu cenderung lebih tetap dan permanen, beda dengan tato temporer yang bisa ilang dalam beberapa waktu. Cari deh di Google, efek-efek apa aja yang dihasilkan setelah membuat tato. Belum lagi baca berita-berita orang yang terkena HIV-AIDS gara-gara jarum suntik yang ga steril, serem ya.