Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Yang Penting Nulis

Assalamu'alaikum, readers... Apa kabar? Semoga dalam keadaan baik semuanya ya, amin... Akhirnya posting blog juga di bulan terakhir di tahun 2012 ini. Aduh, tahun ini adalah tahun yang mengenaskan untuk masa kejayaan blogku, huahahaha... Gimana enggak, dalam setahun ini jumlah postinganku ga nyampe 15 buah. Bayangkan pemirsa, ga sanggup banget kayaknya aku bikin postingan cuma 15 buah dalam setahun. Parah beud!! Aku merasa gagal sebagai blogger-hampir-senior, hiks hiks.
Setahun ini (lihat ke semua postingan tahun 2012) 85% aku mengasah kemampuan menulisku untuk diikutsertakan dalam lomba ngeblog/nulis, Alhamdulillah pernah ada yang nyantol jadi juara. Hihihi... Semoga bakal dapat hadiah yang lebih banyak lagi kalau nanti ikut lomba blog yang lain. Aminn... Mohon doanya ya, #eeeaaa.
Lihat teman-teman blogger yang masih aktif ngeblog bikin drop, apalagi jumlah postingannya setahun bisa nyampe 50 lebih, salut deh. Padahal dulu waktu pertama bikin blog pengennya sebulan bikin posting…

Orang Tua Kedua

Aku pikir aku akan terus mengagumi sosok guru. Guru apa saja:  guru SD, guru SMP, guru SMA, dosen ketika aku kuliah di perguruan tinggi, sampai guru kehidupan yaitu seorang ibu.
Menjadi seorang guru tidaklah mudah, aku telah mencobanya. Serius. Mengajar di kelas yang isinya berbagai watak manusia itu tidak gampang lho. Adakalanya salah satu siswa ingin diperhatikan, di waktu yang bersamaan ada siswa yang tingkahnya seperti kesetanan, alias tidak bisa diam, maunya ngomong terus. Aku jadi teringat praktek mengajar dulu di salah satu SMK di kota Padang. Sebuah pengalaman yang sangat berharga dapat merasakan langsung apa yang dirasakan guru saat mengajar di kelas. Membuat mereka mengerti dengan apa yang kita ajari di depan kelas adalah kepuasan tersendiri yang tidak ternilai. Puncaknya, mendapat karangan bunga dari beberapa siswa menjadi momen yang tak terlupakan bagiku saat masih praktek mengajar dulu. Mereka berterima kasih karena telah menjadi guru praktek yang easy going, tidak kaku s…

Pribadi yang Silver

Ingat Panji Manusia Millenium? Ingat ga awal-awal memasuki tahun 2000, yang semuanya disimbolkan dengan warna silver? Tetangga samping rumah dulu sampe ngecat pagar rumahnya jadi warna silver lho... Saya juga dihipnotis jadi suka (dengan tidak sengaja) gara-gara warna itu jadi trending topic selama satu tahun. Akhirnya, masuklah warna silver menjadi salah satu warna favorit saya.
Kalau diperhatikan, warna silver sebenarnya keliatan sama seperti warna abu-abu tapi bedanya silver lebih mengkilap alias bersinar. Itu pula yang bikin saya lama-lama naksir sama warna ini.
"Every cloud has a silver lining."
Gitu kata P.T. Barnum yang diquote oleh beberapa situs Quotes. Yoi banget, setiap orang memiliki lapisan silver. Sebagai sosok yang suka memperhatikan dan membaca hal-hal yang berhubungan dengan masa depan, warna silver menjadi sangat pas untuk mewakili pribadi saya, karena warna silver menyimbolkan intelektualitas dan teknologi yang tinggi dan menggambarkan masa depan. Tssaaahh.…

Sunatan Massal

Yeeeiyy!!! Liburan!!! Pasti seneng banget deh kalau udah ngerasain yang namanya liburan. Apalagi anak-anak SD yang girang karena udah libur sekolah. Jadi ingat waktu masih SD dulu, yang dalam bayangan adalah ga usah bangun pagi terus bisa nonton film kartun di TV sepuasnya. Atau pergi ke luar kota tempat sanak saudara yang udah lama ga dikunjungi. Itu semua beneran paling ditunggu-tunggu kalau udah libur sekolah. Saya yakin, semua teman-teman dulu juga ngerasain hal yang sama. :D
Eh tapi, liburan sekolah paling spesial adalah waktu liburan panjang yang diisi dengan nongkrong di rumah, di kasur seharian, apa yang diminta pasti dikabulkan orang tua, tidak lain dan tidak bukan adalah masa-masa penyembuhan setelah disunat. HAHAHAHA. Bener kan? Bener donk! *nanya ke teman-teman yang pernah disunat*
Jadi dulu, saya disunat ga pake panggil-panggil dokter ke rumah, tapi langsung datang ke rumah sakit dan ikut antrian dengan anak-anak seusia saya lainnya. Dulu kebetulan rumah sakit di dekat r…

Saya Salut dan Bangga, Kamu?

Men are from Mars, women are from Venus, begitu bunyi judul buku karangan John Gray, Ph.D. Meski saya belum sempat membaca buku itu, tapi saya udah lama dengar dan baca sekilas kalimat itu. Oke, kali ini saya ga bahas isi buku itu kok, tapi kali ini saya ingin bicara soal perempuan.
Begitu banyak hal yang saya kagumi dari sosok perempuan.  Walaupun ketika ada masalah, perempuan lebih suka menangis karena memiliki perasaan yang halus, dan terkadang hal itu yang bikin laki-laki merasa geram. Hahaha. Perempuan juga lebih hebat dalam komunikasi nonverbal (ekpresi wajah, gerak tubuh, kontak mata), hal-hal yang sedikit aja ada yang ga beres, perempuan langsung bisa merasakan hal itu dan mengekspresikannya. Kesabaran seorang perempuan juga menempati urutan atas di hal-hal apa yang bikin saya bangga terhadap sosok perempuan. Contohnya ketika seorang perempuan lagi dalam proses hamil lalu melahirkan dan kemudian merawat dan membesarkan anaknya. Saya wow aja gitu liatnya, hebat! Betapa seorang …

Lagu Penenang Jiwa

Assalamu'alaikum, wr.wb. Selamat malam, readers... Semoga dalam keadaan baik-baik aja, bagi yang sakit semoga diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Amiiin... Kali ini pengen posting lagu religi terkenal yang boleh dibilang nongolnya dua tahun yang lalu, tapi telat banget baru posting tahun ini, ga apa-apa lah ya hehehe. Siapa lagi kalau bukan Maher Zein dengan lagunya Insyaallah. Jujur, tiap denger lagu ini, pasti hati jadi tenang. Pasti hati yang tadinya gundah gulana, alias galau-galau gitu jadi tentram, apalagi didengerin sambil tutup mata dan dengerin liriknya satu persatu. Bener2 mantap. Abis dengerin lagu itu, jadi semangat lagi lho. Saya sukanya yang versi Englishnya sih daripada versi bahasa Indonesianya. 



Lihat liriknya:: Every time
You feel like you cannot go on
You feel so lost and that you're so alone
All you see is night
And darkness all around
You feel so helpless you can't see which way to go
Don't despair
And never lose hope
'Cause Allah is always by y…

Closer to the From Prada To Nada

Welcome back to my blog, hahaha. Baru di akhir Februari ini saya akhirnya sempat bikin postingan lagi. Sejak awal Januari kemarin saya coba fokus mengerjakan skripsi. Mudah-mudahan pertengahan tahun ini bisa selesai kuliah S1 saya. Amiiin... Bantu doanya readers! #wink
Bosan berpikir terlalu keras plus melototin laptop terus-terusan, saya kembali menyambangi tempat peminjaman film-film original untuk melepas lelah dan sekedar mencari hiburan. Pilih-pilih film sana-sini, akhirnya saya putuskan untuk meminjam dua buah film. Film drama sih, soalnya dari dulu genre favorit emang drama, hahaha. Tapi ga melulu film drama, saya juga suka film komedi, trus thriller, baru deh film horor jadi peringkat terakhir di urutan genre kesukaan saya. Well, enough. Hahahah...
Film pertama: CLOSER.
Film yang dirilis tahun 2004 silam ini dibintangi oleh pemain-pemain kelas atas seperti Julia Roberts, Jude Law, Natalie Portman (mungkin pada saat itu Portman belum setenar dia setelah membintangi film Black Sw…

Eksis di Internet

"Lo eksis banget sih". Entah itu maksudnya memuji atau mengejek, yang jelas kita semua pasti sering dengar kalimat itu. Saya juga sering ngeledek dan diledek kayak gitu kok, hahahaha. Buat saya sebenarnya ga masalah mau ngeledek atau diledekin sama kalimat itu, asal untuk lucu-lucuan sesama teman. :-D
Kata eksis juga ga lepas dari dunia maya (internet). Remaja bahkan anak SD pun sekarang eksisnya di internet. Dikit-dikit update status di Facebook atau Twitter. Nampaknya internet sudah menjadi kewajiban untuk dilaksanakan. Bahkan teman dekat saya pun suka uring-uringan sendiri kalau sinyal di HP-nya mendadak ilang saat lagi asyik facebook-an dan twitteran atau BBM-an. Saya juga kadang-kadang. Hahaha :))
Ngomong-ngomong soal internet, banyak lho manfaat yang bisa diambil dari dunia maya ini. Untuk yang hobi fotografi bisa searching cara-cara terbaik dalam mengambil gambar. Lalu untuk orang yang hobi sejarah dan budaya Indonesia, dengan internet bisa mempelajari dan mengenal leb…

Sudah Hapus Tatomu?

Dulu waktu kecil, kalau liat orang yang ada tatonya, entah itu di tangan kanannya (yang kalau pake baju lengannya itu dililpat-lipat sampai ke bahu biar keliatan, hahaha), atau di kaki yang gambar kepala singa, dan lain-lain, itu saya mikirnya pasti preman pasar atau preman yang suka nongkrong di sudut-sudut jalan. Hahaha. Ya maklum, dulu tato kan emang terkenal dipake oleh orang-orang yang suka akan kekasaran kayak preman. Apalagi dulu masih SD yang kalau ada tokoh preman di tv pasti ada tatonya. Jadi pengetahuannya cuma sampai segitu, wahihi :D



Tapi sekarang berbeda, semua berubah setelah negara api menyerang tato udah ga jadi hal yang tabu dan khusus disematkan untuk orang-orang yang identik dengan dunia kejahatan, tapi jadi hiasan tubuh yang populer yang digunakan oleh orang banyak, bahkan perempuan. Wow ga sih?! Biasa aja tuh (jawab audience yang baca, hahah). Di Indonesia, publik figur udah ga ragu lagi memamerkan tatonya, ada yang di lengan, ada yang di punggung, dll. Belum lag…