Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2011

Pengalaman Latsar tapi Tidak Rasa Latsar

Gambar
Cerita kali ini tidak akan seperti cerita Latsar orang-orang pada umumnya. Apa bedanya? Simak cerita  saya berikut ini.  Rombongan dari Gambir - Kiaracondong (Foto oleh: bu Vania Zulfa) Pemanggilan Latsar atau pelatihan dasar untuk Calon Pegawai Negeri Sipil biasanya dalam kurun satu tahun dari sejak pertama diberikan SK, namun beda cerita di angkatan saya yang mana hampir dua tahun dari sejak SK diberikan. Alhamdulillah sih akhirnya dipanggil, sehingga kami berkesempatan selangkah lagi untuk seratus persen jadi Pegawai Negeri Sipil. Buah kesabaran yang sangat besar. Hahahaha. Latsar angkatan kami bekerja sama dengan LAN RI (sederhananya panitia) yang bertempat di Sumedang. Ya, di Jawa Barat sana, di Puslatbang PKASN. Saya pribadi dag-dig-dug berangkat ke sana naik kereta dari stasiun Gambir ke stasiun Kiaracondong dan masih butuh pesan GrabCar untuk menuju ke lokasi Latsar di Jatinangor, Sumedang. Total perjalanan kira-kira 4-5 jam. Amazing . Di tengah fenomena virus Corona ini, semua

Mini Gathering with Palanta & AHA

Gambar
Awalnya saya ngira hari Sabtu 28 Mei 2011 kemarin bakalan jadi weekend yang membosankan seperti weekend-weekend yang lalu, ternyata ga, hohoho. Biasanya cuma di rumah dari pagi trus ntar kalau ada teman yang ngajak main, baru deh keluar rumah. Nah Sabtu kmrn saya ada kuliah tambahan, berhubung si dosen ybs beberapa kali ga masuk, jadi Sabtu kemarin ngadain kuliah tambahan dari jam 8. Saya pikir sih gapapa karena bosen juga di rumah dari pagi kalau udh hari Sabtu. Hahahaha. Siangnya saya dpt sms dari @udarian untuk ikut mini gathering blogger Palanta dengan AHA Touch yang baru hadir di kota Padang, saya mengiyakan ajakan si @udarian karena acaranya jam 4 sore. Ga sabar nunggu jam 4 sore, saya menghabiskan waktu dengan nonton film action, eh genre-nya apa ya? Judulnya The Next Three Days. Ceritanya bagus kok, bikin penasaran sejak film itu dimulai sampe habis. Film itu menceritakan seorang suami yang mati-matian membela dan mencari akal untuk menyelamatkan istrinya dari tuduhan p