Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

Pengalaman Latsar tapi Tidak Rasa Latsar

Gambar
Cerita kali ini tidak akan seperti cerita Latsar orang-orang pada umumnya. Apa bedanya? Simak cerita  saya berikut ini.  Rombongan dari Gambir - Kiaracondong (Foto oleh: bu Vania Zulfa) Pemanggilan Latsar atau pelatihan dasar untuk Calon Pegawai Negeri Sipil biasanya dalam kurun satu tahun dari sejak pertama diberikan SK, namun beda cerita di angkatan saya yang mana hampir dua tahun dari sejak SK diberikan. Alhamdulillah sih akhirnya dipanggil, sehingga kami berkesempatan selangkah lagi untuk seratus persen jadi Pegawai Negeri Sipil. Buah kesabaran yang sangat besar. Hahahaha. Latsar angkatan kami bekerja sama dengan LAN RI (sederhananya panitia) yang bertempat di Sumedang. Ya, di Jawa Barat sana, di Puslatbang PKASN. Saya pribadi dag-dig-dug berangkat ke sana naik kereta dari stasiun Gambir ke stasiun Kiaracondong dan masih butuh pesan GrabCar untuk menuju ke lokasi Latsar di Jatinangor, Sumedang. Total perjalanan kira-kira 4-5 jam. Amazing . Di tengah fenomena virus Corona ini, semua

Besar Hati yang Kecewa

Dari yang ini: Jadinya ini: Sayangnya lagu Rossanya ga dapet yang panjang.

Karuma

Ada yang sekali dan yang lebih dari itu. Ada yang tidak menyadari dan yang ciut nyali. Ada yang hanya mendengarnya dari orang lain dan yang sehebat merasakannya langsung. Berputar di lingkaran itu, membesar dan membesar. Heran, kenapa tidak pernah berhenti sesekali untuk memutus rantai. Baikpun pernah masuk dalam lingkaran, tidak ada ampun jika belum kosong. Tak tersedia penawar karena hanya bisa menunggu untuk disadarkan. Tidak bisa dibenci karena ini penghilang perih bagi yang di sisi lain. Ketika merasa ini harusnya tidak terjadi, mungkin saat itulah semuanya akan kembali membaik. Pernah terlintas dalam benak: siapa yang memulainya pertama kali?