8.03.2015

Karuma

Ada yang sekali dan yang lebih dari itu. Ada yang tidak menyadari dan yang ciut nyali. Ada yang hanya mendengarnya dari orang lain dan yang sehebat merasakannya langsung. Berputar di lingkaran itu, membesar dan membesar. Heran, kenapa tidak pernah berhenti sesekali untuk memutus rantai. Baikpun pernah masuk dalam lingkaran, tidak ada ampun jika belum kosong. Tak tersedia penawar karena hanya bisa menunggu untuk disadarkan. Tidak bisa dibenci karena ini penghilang perih bagi yang di sisi lain. Ketika merasa ini harusnya tidak terjadi, mungkin saat itulah semuanya akan kembali membaik.

Pernah terlintas dalam benak: siapa yang memulainya pertama kali?

4 komentar:

  1. kok bisa reblog sih kakfer? #salahfokus

    BalasHapus
  2. Kok bisa reblog sih kakfer? #salahfokus (2)

    BalasHapus
  3. Is Karuma means karma?

    Maka yang terakhir menanggung dan bersedia menghapusnya dari sejarah untuk selama-lamanya adalah yang memiliki jiwa paling besar dan dada paling lapang.

    BalasHapus
  4. Lagi jatuh cinta ya? apasih?

    iya juga kok bisa reblog? lol

    #VisitPaviliunFerdi2015

    Herdiana Surachman
    www.deluxshionist.com

    BalasHapus

silahkan dikomen.... jelek2 jg gpp...
ga marah kok, paling gue jampi2 ntar malamnya...
hahahaha...