7.28.2015

Kopdar dan Piknik Blogger Palanta


Percaya atau tidak, dulu saya adalah orang yang suka menyendiri, temennya dikit, lebih seneng berada di tempat yang sepi kayak pustaka atau di kamar sendiri. Pergi ke tempat rame cuma kalau temen deket yang ngajakin, kalau ga diajakin ya diem aja sendiri baca buku dan nonton TV. Tapi semua berubah saat negara api menyerang. Saya percaya semua orang pasti pernah mengalami proses perubahan yang signifikan dalam hidupnya terkait dengan habluminannas atau hubungan antarsesama manusia. Perubahan besar dalam diri saya adalah saat pertama kali kopdar (kopi darat) dengan dua orang pengguna Twitter area Padang. Waktu itu Twitter baru booming 2009/2010. @udarian dan @superyon lah yang jadi teman pertama di luar circle pertemanan saya yang saat itu cuma teman rumah dan kampus. Kopdar pertama dengan mereka berdua membawa saya kenal dengan Palanta, komunitas blogger Sumatera Barat. Sampai sekarang insyaallah masih temenan, sejak masih mahasiswa sampai sekarang udah pada kerja. 

Kopdar pertama dengan mereka berdua (2009), pantai Padang
Kopdar bertiga lagi di Ngalau Payakumbuh (2014)

Waktu awal punya blog 2008, saya memang niat untuk nambah temen di mana-mana, se-Indonesia. Apalagi sejak gabung di Palanta, temen ngeblog itu nambah terus-terusan, jadi banyak temen dengan umur yang bervariasi, latar belakang yang juga beda-beda, tapi kalau udah ngumpul pasti nyampur jadi satu dan hangat. Teman-teman bisa liat cerita-cerita saya sebelumnya di label Palanta yang ada di blog ini.

Cerita yang paling up to date tentang kopdar saya dengan blogger Palanta di mulai dari awal tahun 2015, perayaan ulang tahun ke-7 komunitas kesayangan ini secara kecil-kecilan di salah satu fastfood di jalan Juanda Padang.

Ultah kecil-kecilan ke-7 Palanta

Beberapa bulan ga ketemuan karena kesibukan masing-masing, akhirnya saya bisa kumpul lagi dengan temen-temen Palanta di bulan Mei, walaupun cuma saya dan tiga temen lain. Waktu itu Palanta diundang eksklusif untuk 2nd Anniversary Blue Bird Taxi Padang. Seneng banget waktu tau kalau cuma dua komunitas dari sekian puluh yang ada di Padang yang diajak sama taksi Blue Bird Padang, salah satunya blogger Palanta. Yeah!

Bersama mbak Wulan (baju biru), marketingnya Blue Bird Group.
Ballroom hotel Mercure Padang, 2nd Anniv taksi Blue Bird Padang
Aul, Fhia, mbak Wulan, Lala, dan saya

Sebulan kemudian waktu belum masuk bulan Ramadhan, salah satu anggota Palanta yang bernama Ami pulang sebentar dari Jakarta dan ngajak kopdar di cafe Kopmil Omping Tamsis. Ngumpul sama mereka ga akan ngebosenin, serius. Soalnya obrolannnya ga abis-abis. Berbagai latar belakang sepertinya yang bikin ide obrolan kami tiada habisnya. Abis topik dari satu orang, pasti ada lagi topik lain yang disodorkan untuk dibahas. Tipikal ngobrol di cafe biasanya berjam-jam. 

Kopdar diajakin Ami (jilbab merah)
Ami yang jilbab merah depan

Setelah masuk Ramadhan 1436 H, tradisi buka bersama blogger Palanta ga pernah absen, saya kebetulan ikut tahun ini. Kejadian lucu soal nyari tempat buat bukber tahun ini bikin saya ketawa. Bayangin 10 orang yang ikut, gagal paham semua gara-gara lokasi dan nama tempatnya beda-beda, dan saya jadi salah satu penyebab mengapa itu semua bisa terjadi, hahaha. 

Buka bersama blogger Palanta 2015
Foto di ikan bakar jalan Khatib Padang 

Lebaran usai, ide piknik di taman (yang awalnya pengen banget dijadiin di awal tahun ini) akhirnya terlaksana dengan sukses. Palanta untuk pertama kalinya di tahun ini bikin acara #palantapiknik di taman Raden Saleh Padang. Udah lama banget saya pengen duduk-duduk di taman yang teduh, sambil ngobrol dan makan-makan. Asyik bukan main waktu makan nasi dengan lauk yang dimasak Fhia, sayur yang ditumis Lala, puding coklat yang dibikin Titi, gado-gado dari Awin dan nasi bawa sendiri-sendiri dari rumah. Semua senang semua kenyang. Cuaca dan angin yang sejuk di taman bisa bikin pikiran jadi rileks lho, cobain deh. Terakhir, sebelum pulang dari piknik, ide buat ngopi-ngopi sebentar tercetus dan akhirnya touchdown di Rimbun Espresso & Brew Bar Padang.

Sebelum makan
Setelah makan, semuanya bahagia/
Sebelum pindah tempat
Sampai di kedai kopi gaul :))
Peraturan wajib tiap kopdar: hape ditumpuk di tengah-tengah meja
Lagi dengerin Titi bicara di depan mereka
Titi (jilbab ungu) lagi nyeritain sesuatu
 Salam kompak selalu, guys

7.18.2015

First Night of Eid - Quick Report

Semuanya pasti setuju kalau Lebaran adalah momen terbaik untuk makan makanan khas hari raya, seperti ketupat atau lontong, rendang, opor ayam, dsb, dengan sepuas hati-sekenyang perut. Saya juga begitu, hahaha. So, what did you eat yesterday? You happy? :D

Anyway, kota Padang terasa sepi tahun ini. Entah saya yang kurang "mengepakkan sayap" berkeliling dari satu tempat ke tempat lain, atau emang lagi sepi-sepinya. Biasanya makin sepi karena setelah sholat Ied kebanyakan keluarga Minang melakukan ritual mengunjungi orang yang lebih tua, di mana rumah orang yang dikunjungi terletak di luar kota Padang, seperti di Bukittinggi, Batusangkar, Padang Panjang, Payakumbuh, dll. Jadi sepilah kota Padang karena ditinggal mudik ke daerah-daerah sekitar Sumbar. 

Postingan ini sebenarnya ngetes doang apa saya masih sanggup nulis blog yang udah lama mati suri. And I start to think about writing on this page again, and have no idea what to post. So last night I decided to drive car, looking around the city, how the city looks like at the first night of Eid. And the result is... ZONK! People are gone (oh it's too much), but seriously I didn't meet some when I turned onto A. Yani street. Pizza Hut, Coffee Toffee, sate or bakso are close. Biasanya jalan A. Yani di Padang ini rame, distro dan cafe tempat nongkrong pada tutup. Here's the list, tempat-tempat yang buka di malam pertama Idul Fitri di kota Padang: 
  1. KFC A. Yani
  2. KFC Veteran
  3. KFC Khatib Sulaiman
  4. McD A. Yani
  5. Lele Lela Veteran
  6. Lele Lela Gn. Pangilun
  7. Swalayan Yo Way, Gn. Pangilun
  8. beberapa konter pulsa
  9. Gramedia 
  10. ATM :))
Conclusion: do not worry if you get bored with Lebaran food, you can just stop by to the junk food such as KFC and McD, but you will spend your time min. 40 minutes coz of the long queue. I believe they, who buy junk food at the first night of Eid, are the people who get bored with Lebaran food. But for me, Lebaran food is juaraaaak!

7.17.2015