2.22.2014

Seminggu Dua Kali

Yap! Dalam minggu ini memaksakan diri untuk mencoba masuk ke kolam renang dua kali seminggu. Akhirnya puas karena tadi pagi nyebur lagi, setelah Selasa pagi yang lalu juga nyebur. Mata berbinar-binar kalau lihat kolam dengan air warna biru, apalagi yang lagi berenang cuman bisa dihitung pakai jari. Berenang dengan kondisi yang penuh dengan manusia ribut, cuma mejeng, atau cuma ngobrol-ngobrol tak jelas dengan teman genk bikin olahraga jadi tidak maksimal. Aku suka ngedumel sendiri kalau lagi berenang tiba-tiba beradu dengan sekumpulan anak muda yang ketawa-ketiwi sambil ngejailin temannya yang lain. "What on earth they're thinking of this place?" g^&#^$25g#$%6..... tapi ya sudahlah, namanya juga tempat umum. Fyuuhh~

Pagi tadi aku memecahkan rekor baru dalam renang gaya dada, I swam as far as 1450 meters this morning, setelah sebelumnya hanya 1000 meters. Yeaaaiy!! Peningkatan, Fer! Puas? Pastinya! Bangga banget ketika mengetahui aku bisa melewati kemampuan terakhirku dalam renang gaya dada. Ternyata ketika kita melakukan sesuatu melebihi target yang telah kita tetapkan itu rasanya benar-benar bangga sama diri sendiri. "I did it! I can do it better!" 

Gaya bebas kali ini ada kemajuan. Asyiik! 
Goods:
- kepala nengok ke bawah supaya pantat terangkat: benar!

- badan rotasi bergantian kiri-kanan: 80% benar, 20% suka lupa hahaha...

- kepakan kaki lurus: 65% benar, sisanya masih menggunakan lutut sebagai pusat tenaga. Salah besar kata salah satu kenalanku (sebut saja Suhu, kayaknya atlet) waktu di kolam tadi pagi. Dia bilang, lutut kaki masih bengkok, harusnya lurus dan lentur. Sumber tenaga waktu gaya bebas itu dari pangkal betis dan juga ototnya, karena membantu banget dalam mengayuh. Kucoba sekali lagi di hadapan dia, barulah gerakan kakiku dinilai benar. Mungkin dia cuma mau bikin hatiku senang. Halah. :))

- gerakan tangan: 75% benar. Apa yang salah? Tangan bekerja saat di dalam air, bukan terfokus ketika angkat tangan ke depan. Ketika tangan di dalam air, harus dikayuh supaya laju. Tangan keluar air, lemparkan tangan panjang-panjang ke depan supaya pas tangan masuk lagi ke dalam air, kayuhan tangan jadi panjang. Terima kasih, Suhu! Aku bahkan tak tahu siapa namamu, tapi ilmumu sudah suhu berikan kepada aku yang masih penuh dengan salah ini. XD

-breathe early: Sudah hampir, benar 80%

Bads: 
Waktu berenang Selasa pagi, masih kemasukan air ke dalam telinga. Masih minum air kolam tidak sengaja.
Waktu berenang Sabtu pagi tadi, minum air kolam kayaknya masih jadi hobi, huueeek... tapi cuma sekali. Yes, haha...

2.14.2014

Progres Renang

Ini sudah kali ke-empat melakukan renang (agak) rutin sejak tahun 2014. Masih jauh dari kata rutin sebenarnya, karena kalau dihitung-hitung, ini sudah minggu ke-7 dari minggu pertama Januari. Salah satu resolusi atau targetku untuk kategori Hidup Sehat adalah berenang rutin dengan total lebih dari 45 kali dalam satu tahun sampai bulan Desember nanti. Mudah-mudahan bisa mencapai target, amiiin... 

Punya hobi renang sejak SD kelas 6. Waktu itu punya teman namanya David yang hobi renang banget yang juga punya akses masuk ke kolam renang umum tanpa bayar uang masuk. Hahahaha, you know what I mean. Jadi beberapa kali diajak berenang sama si David dan dua teman lain, aku jadi menyukai olahraga air yang satu ini. Dulu aku belum punya keahlian berenang, sampai akhirnya kakak sepupu yang waktu itu kuliah tingkat pertama, menyewa guru les renang dan membawaku sebagai teman dia belajar. Oke, kupikir ini kesempatan melihat langsung proses berenang yang baik dan benar.

Beberapa minggu menemani kakak sepupu belajar renang, akhirnya aku merasa punya cukup nyali mencobakan teknik-tekniknya secara langsung di pojokan lain sebelah sananya mereka belajar. "aku bisa! aku bisa!" teriakku dalam hati. Aku menyebutnya gaya kodok, hahahaha. Sampai sekarangpun masih susah membiasakan diri untuk menyebut gaya kodok itu adalah gaya dada. Memalukan. x_x

Gaya bebas bisa tidak, Fer? Dibilang ga bisa, ya sebenarnya bisa, tapi tidak pernah paham seperti apa teknik yang benarnya. Jadi, dari dulu sampai berenang terakhir di 2013, gaya bebas adalah gaya yang sulit untuk dipelajari sesuai teknik yang benar. Sebuah video Youtube direkomendasikan om Eng yang pada bulan September 2013 juga belajar membenahi cara renangnya yang masih ada salah. Buffer videonya, dan akhirnya aku menyadari betapa masih ada beberapa kesalahan dari caraku berenang dengan gaya bebas. Bisa lihat videonya di sini:


Video di atas tau banget kalau aku melakukan kesalahan-kesalahan itu, hahaha. Jadi sejak awal 2014, tekad sudah bulat untuk memperbaiki gaya renang dengan freestyle, thanks Youtube!
Mari evaluasi...
- Kepala nengok ke bawah supaya bokong terangkat: belum benar, masih look forward.
- Badan rotasi kiri-kanan bergantian: belum benar, masih flat, sigh.
- Kepakan kaki lurus: kadang-kadang benar, kadang-kadang salah, masih suka membengkokkan lutut saat berenang, apalagi mengepakkan kaki lurus terus-terusan itu menghabiskan tenaga. (alasan) :))
- Gerakan tangan: benar, jari rapat, angkat tangan ke depan (keluar dari air) mulai dari siku, benar.
- breathe early: masih salah :((

Ini minggu ke-empat aku mencoba membetulkan kesalahan sesuai ajaran video di atas, let me share it.
Good things: kepala sudah benar, nengok ke dasar kolam atau garis hitam di lantai kolam; Sudah bisa merotasikan badan kiri-kanan, Rio (teman berenang) sudah melihat dan menilai; Kepakan kaki lurus sih masih in progress, tapi sudah nyaris lurus setiap mengepakkan kaki, walaupun itu bikin capek; Gerakan tangan sudah benar; Cara mengambil napas masih panik, masih bingung ambil napas ke kiri atau ke kanan, hahaha...

Bad things: masih minum air kolam, eeeeewwwhh! Telinga kemasukan air, aaaaarrggghh! Beradu sama orang karena pandangan terfokus ke dasar kolam, haks haks :))

Semoga latihan berikutnya sudah banyak kemajuan.