Enggan Diperam Di Pendiangan

Tiga rangkaian akan dipecah satu per satu. Dimulai ketika buku yang bercerita tentang masa kecil di pelosok kampung berisikan kata-kata yang memukau, jadilah sebuah kalimat baru yang mewakili seluruh bagian terintegrasi ini. Baiklah. Hendaknya mereka yang mampir sudah mengenal asal paragraf sebelumnya sehingga bisa dipastikan akan paham kenapa bisa sampai di kota pelik ini. Bukanlah ibarat buah yang bisa diperam sehingga membusuk sebelum dimakan. Enggan ikut yang biasa tapi lebih menciptakan hal yang luar biasa. Pernyataan ini membunyikan lorong panjang yang bergaung pelan dan menyibakkan ilalang yang menghadang. Begitu pula di romansa, tiada hari tersisa kosong sebab inginkan sesuatu yang cukup. Walau teori dan praktik belum bertemu imbang tetapi catatan-catatan lama menggunung kemudian membentuk hamparan pelajaran yang utuh. Berhajat panjang sejak lembar pertama yang semua ini kuncinya hanya satu: enggan diperam di pendiangan . Tanpanya kans-kans yang disediakan Semesta tak kan perna

2020 Bulan ke Bulan

Rasanya ga saya sendiri yang bakal bilang kalau tahun 2020 ini adalah tahun yang sulit. Sulit dari segala aspek kehidupan kayaknya ya. Mungkin juga bagi sebagian orang untuk bertahan hidup aja udah ga bisa dideskripsikan lagi. Semua berubah ketika kasus positif pertama diberitakan di awal bulan Maret, hingga detik ini angka orang yang positif terus meningkat, sedangkan vaksin masih dalam fase pengembangan. Semua menyesuaikan hidup dengan tatanan yang baru. Dan sepertinya kita emang harus berubah ke arah yang lebih baik lagi di tahun depan. 

Postingan ini terinspirasi dari vlognya mbak Anka di channel Obrolan Babibu yang judulnya Rangkuman Gallery HP 2020 . Waktu saya cek galeri hp saya ternyata tetep banyak foto-foto yang dihasilkan selama satu tahun ini. Let's check them out!

Galeri Januari 2020

Bulan Januari 2020 adalah saat saya lagi semangat-semangatnya nyari tempat tinggal yang lebih dekat stasiun. Memang masih belum kebeli sampai sekarang tapi sejak lihat lokasi dan bentuk rumahnya seperti itu, saya rajin bacain shalawat nabi supaya mudah-mudahan bisa kebeli suatu hari nanti. Aamiin. Atau mimpinya lebih ke arah tengah Jakarta biar ga terlalu jauh lagi jarak tempuh ke kantor. Hehehehe. Mohon doanya, readers.

Galeri Februari 2020

Februari 2020 adalah bulan spesial bagi saya di mana selain ulang tahun di bulan tersebut, momen yang berkesan lainnya adalah saya lulus seleksi untuk jadi relawan Kelas Inspirasi Bandung 8, trus ditempatin di sekolah MI Nurul Iman daerah Cimahi. Seneng banget bisa kenal dengan orang-orang baru dan mengajar anak SD (lagi). Kalau bukan lewat Kelas Inspirasi, saya ga akan punya pengalaman ngajar anak SD. Foto Februari itu diambil saat hari H, anak kelas 1 lagi istirahat. Semua berhamburan dan berlari mengejar abang-abang jajanan di luar pagar sekolah. Ah, menyenangkan sekali.

Galeri Maret 2020

Wah, bulan Maret 2020 adalah bulan yang bikin syok. Masyarakat Indonesia dikejutkan penemuan kasus positif pertama dan langsung mengeluarkan peraturan lockdown. Pekerjaan dilakukan dari rumah, kunci pintu, dan jangan ke mana-mana. Kita sepakat untuk memutus rantai penyebaran di bulan itu. Foto saya abis workout dan meditasi selama beberapa menit. Hashtag #dirumahaja langsung jadi trending. Segala Dalgona coffee dicobain, padahal gagal wkwkwkwk. Ya itulah kenang-kenangan yang diinget banget di bulan Maret. 

Galeri April 2020

Beginilah bentuk meja kerja saya dari rumah. Remot TV untuk mengaktifkan HDMI yang udah dihubungkan ke laptop dan memulai mengajar. Keyboard bluetooth untuk mengetik dari jarak jauh karena laptopnya ditaruh dekat TV. Trus ada kacamata (yang sekarang sudah patah), alat tulis, dan air minum. Kalau semuanya udah ready, saya siap duduk lesehan berjam-jam seharian. Hahahaha... Capek sih tapi menyenangkan kalau bertatap muka dengan mahasiswa lewat video conference. Saya jadi paham ternyata 'dipaksa' #dirumahaja ada hikmahnya yaitu kita jadi mencoba hal baru seperti menggunakan belajar lewat Zoom Meeting, Skype, Microsoft Teams, dsb. Namun bagi saya pribadi, mengajar paling maknyus adalah bertatap muka di dalam kelas secara langsung. Sebab ada hal-hal yang ga bisa tersampaikan kalau hanya virtual. You got me?

Galeri Mei 2020

Memasuki bulan ke-tiga #dirumahaja, ide-ide kreatif mulai keluar. Mulai dari beberes rumah, beli barang-barang yang ga terlalu penting tapi bikin bagus rumah, sampai membuat prakarya dari kardus bekas seperti di foto di atas. Pokoknya semua kegiatan yang bikin ga bosen di rumah. Saya tuh cuman keluar rumah tiga hari sekali atau bahkan seminggu sekali ke Alfamidi. Memborong bahan makanan, lalu membuatnya di rumah. Oh ya, deer head itu ada polanya yang bisa dicetak sendiri di sini ya: click here. Kemudian dibentuk deh jadi kepala rumah, kemudian dicat semprot dengan warna kesukaan. Saya catnya pake warna hijau tosca. Baru di bulan November copot tuh, karena kardus yang saya pakai kurang kuat, mestinya yang lebih tebal, wkwkwkwk. 

Galeri Juni 2020

Nah, bulan Juni 2020 kalau ga salah udah mulai diberlakukan PSBB tahap pertama. Gym udah mulai buka dan saya memberanikan diri latihan beban lagi di sana. Lagi semangat banget deh, dalam satu bulan bisa 12 kali latihan. Untungnya setiap kali latihan, orang yang datang paling banyak tiga, kalau jumlahnya lebih banyak saya pasti memangkas waktu latihan jadi setengah jam aja. Juni 2020 adalah bobot otot dan bobot tubuh yang paling saya sukai di 2020 ini. Pengen lagi punya rasa semangat seperti itu. I can do it!!!

Galeri Juli 2020

Bulan Juli saya memutuskan untuk membeli slow juicer yang harganya ga murah! Walau ga sampai beli yang merk Hurom, harga slow juicer yang saya beli merknya Oxone hampir tiga juta. Hahaha... Foto di atas adalah hasil nge-slow juice saya. Ga inget itu komposisinya buah apa aja. Favorit saya adalah buah jeruk sunkis, wortel, apel, baby pakcoy, jahe seruas jari, ditambah jeruk nipis. Ga pakai tambahan air dan gula. Wow, rasanya wow! Enak! Sejak beli slow juicer saya jadi rajin minum buah dan sayuran. Sekarang aja yang lagi males. Hmm, lebih ke mager nyuci bekas ngejusnya. Hihihihi.

Galeri Agustus 2020

Seorang teman yang waktu itu sedang menempuh jenjang pendidikan magister di Inggris tengah solo traveling ke Brussel. Dia mengirimkan beberapa kartu pos dari negara/kota yang dia kunjungi. Sebelumnya saya bukanlah kolektor kartu pos dari luar negeri, tapi begitu kartu pos-kartu pos itu sampai di tangan saya rasanya sayang kalau ga dikoleksi. Karena bisa jadi motivasi saya untuk belajar yang rajin supaya bisa melanjutkan S3 di Eropa nanti. Lama pengirimannya berbulan-bulan demi menunggu selembar kartu pos ini. Terima kasih yo! 

Galeri September 2020

Bulan September yang bersejarah. Karena akhirnya saya masuk dalam daftar peserta latsar daring. Hahaha... Semua kegiatan latsar yang biasanya dilakukan secara klasikal di kelas sekarang #dirumahaja. Tetap berpakaian hitam putih berdasi, lalu duduk mendengarkan pemateri, berdiskusi, dan mengerjakan tugas-tugas dari jam 08.00 - 16.00, kadang-kadang sampai jam 18.00. Capeknya luar biasa karena duduk doang dan camera on. Kalau bagian senengnya sih saya satu gelombang dengan teman-teman satu fakultas, jadi ngobrolnya makin seru. 

Galeri Oktober 2020

Kucing belang tiga yang dinamakan Lingling ini akhirnya hadir lagi di Jakarta setelah satu tahun bermukim di Surabaya. Saya seneng banget ketemu dia lagi, bisa main dan ngerasain digigit-gigit kecil lagi sama dia. Walaupun semakin gendut tapi dia tetap aktif. Kangen sama dia terobati banget sebab dia masih ingat saya, kirain lupa hahaha... Lingling semoga kamu sehat terus di sana ya. We love you! Kamu kucing pertama yang bikin saya jadi cat lover dan pengen pelihara kucing lain. 



November 2020 adalah kali pertama saya dapat DL (dinas luar) ke Sumedang, a.k.a. latsar tahap akhir. Kegiatannya ngapain aja bisa dicek di postingan saya yang ini click here di mana menjadikan bulan November saya baik-baik aja. Oh iya juga pengalaman dites rapid darah, dites rapid antigen, dan juga tes swab PCR. Hasilnya alhamdulillah negatif, membuat saya semakin berhati-hati saat berkegiatan di luar. Video di atas di ambil saat saya di Sumedang, di atas bukit yang pemandangannya Gunung Manglayang dan Gunung Geulis. Anginnya kencang sekali di sini but I love it.


Galeri Desember 2020

Bulan Desember saya memberanikan diri berjalan-jalan ke kota dan nyobain naik LRT untuk pertama kalinya. Hari itu saya lagi ke kantor untuk mengurus sesuatu yang tidak menghabiskan waktu sampai sore. Jadi sebelum balik ke rumah saya putuskan untuk jalan-jalan sebentar ke daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggunakan LRT. Titik pengambilan foto di atas dari stasiun LRT. Tarifnya sekali naik Rp5000,- bisa pakai e-Money, dsb. Kecepatan kereta melebihi kecepatan KRL biasa. So fascinating.  

Demikianlah kaleidoskop 2020 saya berdasarkan isi galeri HP yang saya pilih paling nempel di ingatan. Hidup kalau dinikmati ternyata baik-baik saja ya, walaupun ada badai di luar tapi kita harus sabar dan yang jelas badai pasti berlalu. All is well. Semoga kita semua bahagia dengan apa yang kita pilih, menjaga apa yang udah kita punya, dan bersyukur kepada Allah SWT Tuhan Semesta Alam yang masih baik hati memberikan semua yang kita butuhkan, bukan kita inginkan. Alhamdulillah.

Komentar

  1. Alhamdulillah kita masih di kasih waktu sampai sekarang. Menginspirasi juga nih bikin tulisan dari galeri foto

    BalasHapus
  2. woah! iseng liat friend list di blog, aku baru tau kalau blogmu aktip bang :))

    Komunikasi kita selama ini kan cuma like-like-an di instagram doang wkwkwk

    aku baru tau abg lulus cpns bang, walaupun telat, selamat bang!

    BalasHapus

Posting Komentar

silahkan dikomen.... jelek2 jg gpp...
ga marah kok, paling gue jampi2 ntar malamnya...
hahahaha...

Postingan populer dari blog ini

Tentang Malam di Pekan Budaya Sumatera Barat part. I

Pengalaman Latsar tapi Tidak Rasa Latsar