Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bintaro

Di Balik Layar

Hidup berpindah dari satu fase ke fase berikutnya. Dari semua fase yang sudah terjadi, sepertinya sekarang adalah fase yang beratnya seperti menhir pada zaman Megalitikum. Tidur yang harusnya cukup menjadi kurang karena banyak hal berlarian dalam kepala padahal mestinya rehat. Sepertinya semua orang yang lebih tua pernah melewati fase ini ya. Apa saja kegiatan yang mereka lakukan sampai mereka bertahan hingga sekarang? Gambaran seperti inikah semuanya? Bagi yang tidak berhasil di titik mana mereka berada di momen terakhirnya? Kepala yang sedang kosong ini perlu diisi dengan pelajaran dari orang-orang yang lebih tua yang telah mengupayakan perjuangan hidup mereka. Media daring langganan terakhir memperbarui kontennya pada bulan Juni lalu, apa mereka menyerah? Oh, the struggle is real. Apa yang terjadi di belakang panggung tidak pernah dimunculkan pada khalayak, karena untuk apa juga mereka diberi tahu? Nanti saja jika sudah rilis, begitu kata para sineas. Setelah rilis barulah di balik ...

Seratus Persen

Lingkaran ini membesar dan terus menyerupai bola salju yang digelindingkan ke arah depan. Sudah tahu rasa sakit tapi tetap melakukannya, maka risiko apa pun harus dimasukkan ke dalam palung di luar bulatan itu. Rasakan! kata mereka. Dua belas kali pada satu ruang yang di awal diperkirakan akan baik tapi sempurna kebalikannya. Wajah depan saat di kereta tiga terisak lembut karena diberondong pertanyaan yang menjatuhkan ke dalam. Oh, tidak perlu ragu, karena sudah seharusnya tidak menghalangi cara keluarnya jalur kecil itu. Bagus, lalu siapa yang akan mengamini kata-kata sakti itu? Mereka lagi. Ya sudah, terima dan langkahkan kedua tungkai itu. Begitu banyak hal di sekeliling jembatan baru yang akan membantu. Percaya sama Semesta, percaya semua berguna pada saatnya.

Terbiasa Karena Bisa.

Butiran peluh perlahan keluar dari pikiran-pikiran busuk, yang menyebabkan rasa tidak senang karena empat belas waktu terulang tidak berisik di relung. Para pembisik sudah mengatakan apa yang mereka khawatirkan, diulangi lagi tanpa jenuh sampai akhirnya berani mengambil risiko. Awal tahun yang mungkin sanggup diprediksi dengan mudah, hanya saja tak menghiraukannya demi kepentingan berdua. Hei, bukan. Ini sendiri, bukan berdua. Sang penyanyi yang kini tidak di sini punya lagu untuk didengarkan, tapi di usia berapa harus menyimak bait demi bait agar merasa seperjuangan? Itu zaman kuno. Bumi dan Matahari tetap berputar, siang dan malam terus berganti. Di sini awal bulan dimulai lagi dan ambil sisi positifnya, karena masih ada sisa minggu yang banyak untuk menyayangi hati kembali. Jangan menyerah, Semesta melindungi dengan caraNya sendiri.

Tulus dan Ikhlas

"Saya bantu si mpok itu tulus banget tau, mas. Saya sampe beraniin pinjem ke bos besar duit lima juta trus emas yang saya simpan saya jualin buat nambah bantuan buat si mpok itu" cerita mbak Atik kepada saya. Setiap saya bertemu dengan mbak Atik, dia selalu bercerita tentang dinamika kehidupannya. Mulai dari cerita remeh sampai cerita serius kami saling berbagi pengalaman. Mbak Atik ini adalah beauty therapist  di salah satu salon yang ada di Bintaro, Tangerang Selatan. Dalam setahun saya bertemu dengannya sekali sampai dua kali, tergantung dari seberapa kotornya muka saya, karena pria boleh saja melakukan perawatan muka biar makin kece, haaa! Pada pertemuan kami terakhir, di September lalu, dia bercerita tentang kepulangan orang tua laki-lakinya ke Rahmatullah. Bagaimana dia menumpahkan kesedihannya lewat cerita menjadikan saya terbawa suasana. Siapa yang tidak sedih ketika orang yang disayangi pergi untuk selamanya? Cerita demi cerita mengalir sembari dia melakukan pek...

Ojek Online

Gambar
Bagi penduduk yang bermukim dan bekerja di kota besar seperti Jakarta dan sejenisnya, mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya ojek online . Siapa yang mau menunggu lama-lama di tengah kemacetan kota? Atau merasa terjebak di dalam sebuah mobil hanya karena kelamaan menunggu mobilnya maju selepas lampu merah perempatan yang jumlah kendaraannya bisa dikategorikan tidak wajar. Rasa ingin cepat sampai di tujuan akhirnya diwadahi dengan adanya trend ojek online yang sudah mulai "beroperasi" sejak tahun 2010/2011. Memang sih , ojek konvesional sudah ada sejak jaman dahulu kala, namun berkat adanya teknologi ponsel genggam pintar atau lebih sering disebut smartphone, ojek online ini mulai menjadi bagian dari kebutuhan penduduk kota besar seperti Jakarta. Ada Beberapa Aplikasi  Since I moved to Jakarta in the beginning of this year, I have installed the ojek apps on my phone and been using them for anything I need. I have at least three apps for just in case if one...

Ponjay Jalan Besi

Gambar
Suka senyum kalau lagi senggang sore-sore lalu kemudian ingat kejadian yang membekas di benak. Kali ini tentang kosanku waktu masih jadi karyawan di Jakarta. Kosanku bukan di Jakarta sih, tapi di Bintaro. Ponjay (Pondok Jaya) Jalan Besi, namanya. Tiap mendengar orang berbicara tentang Bintaro atau sekedar baca status-status orang yang berisikan kata Bintaro, aku serasa dibawa ke lorong waktu ke daerah sana, ke kosanku. Siapa yang aku paling rindukan jika ditanya tentang kosan? Adalah ibu kosan. Wanita paruh baya itu menjelma menjadi ibu kedua saat aku berada jauh dari mama. Beliau tak jauh beda dari mamaku. Rajin bekerja, suka masak, perhatian ke anak-anak kosannya, suka kupasin buah-buahan lalu didinginkan dalam lemari es kalau aku sedang tidak ada atau belum pulang ke kosan. "Fer, ada mangga tuh udah ibu kupasin tadi sore, ambil aja di kulkas " adalah kalimat yang masih aku ingat sampai saat ini. Lalu senyuman ibu Kodir, begitu panggilan beliau, menyambutku pulang kanto...