Postingan

Di Balik Layar

Hidup berpindah dari satu fase ke fase berikutnya. Dari semua fase yang sudah terjadi, sepertinya sekarang adalah fase yang beratnya seperti menhir pada zaman Megalitikum. Tidur yang harusnya cukup menjadi kurang karena banyak hal berlarian dalam kepala padahal mestinya rehat. Sepertinya semua orang yang lebih tua pernah melewati fase ini ya. Apa saja kegiatan yang mereka lakukan sampai mereka bertahan hingga sekarang? Gambaran seperti inikah semuanya? Bagi yang tidak berhasil di titik mana mereka berada di momen terakhirnya? Kepala yang sedang kosong ini perlu diisi dengan pelajaran dari orang-orang yang lebih tua yang telah mengupayakan perjuangan hidup mereka. Media daring langganan terakhir memperbarui kontennya pada bulan Juni lalu, apa mereka menyerah? Oh, the struggle is real. Apa yang terjadi di belakang panggung tidak pernah dimunculkan pada khalayak, karena untuk apa juga mereka diberi tahu? Nanti saja jika sudah rilis, begitu kata para sineas. Setelah rilis barulah di balik ...

10 Hal yang Akan Saya Lakukan Jika

Ada beberapa daftar yang sebelumnya sudah dirancang di dalam kepala saat sedang menikmati waktu luang. Sepertinya salah satu dari beberapa itu cocok untuk aku jadikan postingan kali ini. Postingan ini juga sebagai jawaban dari tantangan dari blogger Palanta #serbasepuluh. Let's begin. 10 hal yang akan saya lakukan jika sudah beli hape baru (hahaha...) Isi ulang baterai untuk pertama kali. Iya dong , kan biasanya kalau beli hape baru disuruh ngecas baterainya sekitar 3-4 jam. Kalian masih melakukannya tidak? Isi slot kartu sim dengan kartu sim yang lama. Hhmm, mungkin juga dengan kartu sim yang baru. depends on  paket promo untuk smartphone yang murah yang mana. Hahaha... Tes kameranya alias ambil foto dengan pemandangan atau benda-benda yang bagus. Biar memorinya terisi, masa kosong aja. Lagipula biar ada yang bisa dilihat sebelum/sesudah tidur. Hahaha... Cari wifi mungkin, bisa untuk mengunduh aplikasi-aplikasi keren such as  Facebook, Twitter clients, Instagram, ...

Dia dan Kesederhanaannya

Kesederhanaan memang membuat seseorang jatuh cinta. Dari kesederhanaan itu terkadang memancar aura kedewasaan yang tak satupun orang lain bisa meniru. Dia dengan kesederhanaannya itu menyulap ruang kecil kosong menjadi ruang pameran luas. Dia dengan kesederhanaannya itu mengajarkanku bagaimana merakit kapal terbang dari sekotak korek api. Dia dengan kesederhanaannya itu menjadi amunisi pendingin saat batin dan pikiran mengeluarkan hawa panas menyengat. Dia tidak memberi contoh secara langsung tapi aku mencatat setiap definisi yang ia ocehkan, dan memoriku menyimpannya di folder khusus bernama dia. Dulu aku tidak peduli pada hal kecil lalu kemudian dia datang memberitahuku tentang 'tidak akan menjadi sesuatu hal yang besar jika hal kecil saja tidak disyukuri'. Sungguh menggugah. Walaupun dia tidak pernah memproklamirkan kejeniusannya namun orang-orang mengakui akan hal itu, apalagi aku. Dia dengan senyum kecil yang tergores di wajahnya selalu membuatku meleleh. Dia dengan tinda...

Ketika Pulang Mendadak

Gambar
Sudah hampir dua minggu aku berada di kota Bengkuang, alias kota Padang. Padahal baru liburan Lebaran kemarin aku pulang ke sini. Karena ada satu dan beberapa hal lain memaksaku untuk meninggalkan Ibu Kota untuk sementara waktu. Keberadaanku di kota ini pastinya ada tujuan penting sepenting peluncuran album terbaru para musisi tanah air. Haha.  Siapa yang tak senang jika pulang kampung in the middle of working day ? Kepulanganku kali ini tak hanya membuat keluarga baru di kosanku kaget, orang terdekatku selama di sana, sampai mamaku sendiri saja kaget. Hihi. Waktu menentukan pulang di tanggal yang aku anggap baik, detak jantung berdegup kencang karena berebut tiket (agak) murah dari maskapai Singa Udara, akhirnya dapat! Lalu kemudian berdoa semoga urusan di Padang dilancarkan dan dimudahkan oleh Allah SWT. (Amin...)  Sampai di Padang sekitar jam 9 malam. Badan terasa ingin diguyur air banget , soalnya aku bersiap-siap dari kosan untuk pergi ke Soekarno-Hatta itu jam ...

Lingkungan Baru, Teman Baru.

Kalau kalian tiba-tiba lihat postingan ini berada di beranda blog kalian, artinya aku telah terinspirasi oleh kalian yang masih setia dan terus memaksakan diri menulis di blog. Terima kasih. Hari ini bertemu lagi dengan hari malas bangun pagi sedunia. Sabtu. Biasanya sih orang-orang yang sangat bersemangat menghadapi hari baru akan melakukan olahraga yang bikin badan mereka jadi segar bugar. Tapi sebagian orang lagi mungkin malah senang bergelut mesra dengan bantal guling di atas kasur mereka. Ya ga sih ? Iyaaa... Hahaha. Coba tebak aku sudah mandi atau belum. Aku tebak pasti kalian belum mandi, ih joroknya kalian! =)) Oh iya, sudah seminggu menempati kos baru. Kos yang selama ini dicari-cari dengan segala kriteria yang aku inginkan akhirnya ditemukan di daerah selatan kota Jakarta. Eh, daerah ini bukan daerah Jakarta ya? Ah sudahlah, yang penting punya kamar yang nyaman dengan ibu kos yang baik hati dan ramah ini. Alhamdulillah. Aku sering diberi kue dan beberapa cemilan keci...

Cerita Wajib Militer

Gambar
Aku ingat persis, Minggu 21 April 2013, satu angkatan yang biasanya bangun jam 06.00 lebih, pada hari itu sudah harus berada dalam keadaan beres, wangi, ganteng, dan siap tempur pukul 05.30. Sebelumnya sudah diperingatkan oleh ketua rombongan untuk turun ke bawah tidak boleh lebih dari jam 06.00 pagi, karena bus yang akan membawa kami pergi ke suatu tempat akan berangkat tepat waktu.  Jawaban “siap, Pak!” yang dilontarkan hanya wacana, kenyataannya kami yang berada dalam satu unit apartemen turun pada jam 06.10. Alhasil, dapat semprotan 'cairan cabe rawit' oleh ketua rombongan sebelum masuk bus. Hahaha.  “Karawang, are you ready to be shaked?” (yang di Karawang sudah siap digoyaaaang?? -red) Perjalanan dari Jakarta menuju Karawang tidak memakan waktu yang lama, sekitar dua jam. Melewati tol, keluar masuk hutan, melewati kuburan elit (San Diego Hills), masuk perkampungan, masuk hutan, dan finally bus kami sampai di gerbang kawasan menyeramkan, tempat wajib militer yang ...

Quick Post Sebelum Wajib Militer

Halo. Assalamu'alaikum wr. wb. Masih dengan pemilik blog yang jarang posting ini. Bagaimana kabar kalian? Kabarku? Deg-degan. Minggu besok aku akan berangkat ke daerah Karawang, kurang tau juga tepatnya di mana, tapi info yang udah dilaunching sama pihak kantor sudah fix di daerah Karawang. Hahaha. Wajib militer untuk karyawan yang masuk dalam Delevopment Program akan segera dilaksanakan. Aku sebenanya masih bertanya-tanya kenapa mesti ada kegiatan itu untuk karwayan sebuah bank. Oh, kalau dipikir-pikir sebenarnya untuk melatih kedisiplinan. Mungkin bagi orang yang tidak terbiasa bangun pagi, harus bangun di jam 4 subuh. Tenang, aku termasuk ke dalam golongan orang yang biasa bangun jam 5. Semoga bisa bangun satu jam lebih awal waktu wamil besok. (amin) hahahaha. Kata senior masih banyak lagi hal-hal menarik di wamil itu. Ok, aku harap semoga benar-benar menarik dan tidak membosankan. "Ya, paling capek seluruh badan, hahahaha" tambah senior. Oh satu lagi, syarat ...

Dari 09.08 ke 811A (Part 2, tamat)

Gambar
Assalamu'alaikum, wr.wb. Sudah bulan April rupanya. Pantas aku rindu sekali ingin cerita banyak hal lagi di sini. Apa kabar kalian di sana? Semoga sehat selalu dan semoga yang lagi sakit cepat diberi kesembuhan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin. Rencananya mau sambung cerita yg di postingan sebelum ini dengan judul yang sama tapi part 2-nya, mungkin judulnya aja kali ya yang berbeda, isi ceritanya nyambung kok dari postingan yg part 1. So,  setelah lebih kurang 2 bulan pelatihan in class di pusat pelatihan yg disediakan kantor, sekarang saatnya terjun langsung ke divisi IT yang nantinya akan menjadi rumah kedua setelah asrama. Bicara soal asrama, kami semua sekarang udah ga di bilangan utara dari Ibukota lagi, udah dipindah ke asrama baru di daerah Grogol (tunggu, masuk Grogol ga sih? hahaha). Sebuah asrama yang baru di bangun di atas sebuah mall, sebut saja mall pusat henpon (MPH), yang katanya angker banget itu, halah. Dapat kamar yang masih virgin, masih belum pernah ...